Wajib Ada! Kue Khas Imlek Ini Ternyata Mudah Dibuat!

Ketika perayaan Imlek, terdapat banyak jenis makanan yang disajikan oleh masyarakat keturunan Tionghoa. Beberapa diantaranya adalah kue bulan, jeruk Mandarin, dan kue keranjang imlek.

Imlek tahun ini akan dirayakan pada hari Sabtu, 10 Februari 2024. Ada banyak tradisi yang dilakukan oleh masyarakat keturunan Tionghoa pada perayaan ini.

Tradisi Imlek, Tidak Melulu Soal Bagi-Bagi Angpao

Meskipun Imlek identik dengan bagi-bagi angpao, namun ada banyak tradisi lain yang harus diadakan. Selain untuk menghargai para leluhur, tradisi ini dipercaya bisa mempererat hubungan kekeluargaan.

Menurut CNN Indonesia, setidaknya masyarakat keturunan Tionghoa berkumpul selama satu hari penuh di rumah orang tua atau saudara tertua untuk bersilaturahmi. Berikut ini adalah tradisi yang biasa ditemukan sebelum dan saat perayaan Imlek.

1. Membersihkan Rumah

Satu hari sebelum Imlek dirayakan, seluruh keluarga berkumpul untuk membersihkan rumah. Tujuan dari tradisi ini adalah untuk membersihkan energi buruk dan bersiap untuk menerima energi baik di hari Imlek nanti.

Terdapat cara tersendiri untuk melakukan tradisi ini. Salah satunya adalah tidak membuang sampah maupun kotoran sebelum hari raya Imlek lewat. Hal ini dipercaya bisa membuang rejeki yang seharusnya masuk ke rumah.

Tradisi membersihkan rumah ini biasanya diisi dengan pembahasan shio ataupun harapan dan keberuntungan untuk sepanjang tahun. Di tahun 2024 ini, shio yang beruntung adalah shio tikus, monyet, kelinci, dan naga.

2. Mendekorasi Rumah

Didominasi oleh warna merah, dekorasi rumah menjelang hari raya Imlek adalah merah terang. Bagi kaum Tionghoa, warna ini melambangkan keberuntungan.

Warna merah juga dipercaya bisa mengusir Nian, makhluk jahat penghuni lautan dan pegunungan, yang membawa kesengsaraan.

Tidak hanya mengecat pintu dan tembok, tulisan-tulisan berisi doa dan kata-kata bijak juga mulai ditempelkan. Beberapa rumah juga menggantungkan lampion bertuliskan doa-doa di pintu depan rumah.

3. Mendoakan Leluhur

Kegiatan yang wajib dilakukan sebelum hari raya Imlek adalah sembahyang leluhur. Hal ini sesuai dengan pepatah yang dianut warga Tionghoa, yaitu “Jika kita minum air, maka kita harus selalu ingat kepada sumbernya”.

Hal ini dianggap penting karena selain mendoakan leluhur, warga Tionghoa juga melangitkan rasa syukur karena telah diberikan rejeki dan kesehatan selama satu tahun sebelumnya. Juga, mengingat bahwa tanpa leluhur, kehidupan mereka tidak pernah ada.

Setelah melakukan doa untuk leluhur, pembagian angpao dimulai. Terdapat aturan tersendiri, yaitu angpao hanya diberikan kepada anggota keluarga yang belum menikah atau yang lebih muda.

4. Menyiapkan Makanan

Kegiatan selanjutnya adalah menyiapkan makanan untuk disantap bersama. Masakan yang paling umum disajikan adalah mie panjang umur.

Terdapat nilai filosofis dalam makanan ini, yaitu pengharapan umur yang panjang serta penuh dengan kebahagiaan dan rejeki yang tidak pernah putus.

Selain itu, biasanya keluarga keturunan Tionghoa juga menyiapkan kue keranjang yang dibuat sendiri. Kue ini digunakan sebagai hantaran untuk keluarga maupun kolega.

Resep Kue Keranjang Simpel Anti Gagal

Kue keranjang memiliki tekstur kenyal dan berwarna kecoklatan. Tekstur yang kenyal ini diperoleh dari campuran bahan-bahan utamanya, sedangkan warna kecoklatan didapatkan dari campuran karamel.

Jika kamu ingin membuat kue keranjang yang simpel namun anti gagal, berikut ini adalah hal-hal yang yang harus disiapkan.

1. Alat dan Bahan

Untuk membuat 10 porsi kue keranjang, berikut ini adalah bahan dan alat yang harus dipersiapkan:

  • 750 g gula pasir
  • 750 ml air
  • 750 g tepung beras ketan
  • 65 g tepung tapioka
  • ¼ sdt garam
  • Daun pisang untuk membungkus

2. Cara Membuat

Untuk menghasilkan kue keranjang yang legit dan kenyal, berikut ini adalah tahapan yang harus dilakukan:

  • Bagi gula pasir menjadi dua bagian. Masukkan bagian pertama ke dalam panci dan masak hingga membentuk larutan karamel coklat tua. Tambahkan air secukupnya.
  • Masukkan bagian kedua, masak lagi hingga larut dan menjadi karamel berwarna coklat tua. Tambahkan air hingga karamel larut.
  • Angkat panci dari kompor dan diamkan hingga dingin.
  • Masukkan tepung beras ketan, tepung tapioka, dan sejumput garam ke dalam wadah besar. Aduk hingga rata.
  • Tuangkan larutan karamel perlahan-lahan. Jangan lupa untuk terus mengaduk adonan.
  • Siapkan 10 loyang kue keranjang, masing-masing bervolume 200-250 ml. Alasi dengan daun pisang untuk mencegah kue keranjang lengket dengan loyang.
  • Tuangkan sekitar 200 ml adonan ke dalam loyang dan kukus dalam dandang panas selama dua setengah jam. Bungkus tutup dandang dengan serbet agar uap air tidak jatuh ke adonan.
  • Setelah matang, angkat loyang, biarkan hingga dingin, dan sajikan.

Jika ingin membuat kue keranjang yang lezat, pastikan kamu mengikuti tahapan-tahapan di atas dengan benar, ya.

Ribet bikin kue keranjang sendiri? Tenang, kan ada Shopee!

Dengan belanja di Shopee Video, kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah, loh! Jangan lupa juga manfaatkan layanan Belanja Murah dan Cashback Setiap Hari dari Shopee, ya.

Selain itu, kamu tidak perlu memikirkan metode pembayaran karena saat ini tersedia layanan Cash On Delivery (COD) dan COD Cek Dulu khusus bagi pelanggan setia Shopee. Hayo, pasti baru dengar, ya?

Fasilitas COD Cek Dulu dari Shopee memungkinkan pembeli untuk melakukan pembayaran setelah kue keranjangmu sampai.

Bedanya dengan sistem pembayaran COD biasa, COD Cek Dulu mengizinkan pelanggan untuk tidak membayar pesanannya jika pesanan sampai dalam keadaan rusak atau tidak lengkap. Seru, ya! Jadi, kapan mau check out, nih?

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *